Meski mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dibanding mobil bensin — tidak perlu ganti oli mesin, busi, filter bensin, maupun transmisi kompleks — EV tetap membutuhkan perawatan berkala. Sebab, ada bagian penting seperti sistem baterai, pendingin baterai, sistem rem, kaki-kaki, ban, dan elemen elektronik lainnya yang menentukan performa dan keamanan jangka panjang.
Menurut praktisi otomotif, perawatan yang tepat bukan sekadar menjaga kenyamanan, tetapi juga mencegah kerusakan serius pada komponen vital seperti baterai—yang jika bermasalah bisa berakibat mahal untuk diperbaiki atau diganti.
Kapan Mobil Listrik Perlu Diservis: Interval Umum dan Faktor Penentu
Interval servis kendaraan listrik umumnya lebih longgar daripada mobil konvensional — tetapi tetap tergantung pada model, kebiasaan penggunaan, dan rekomendasi pabrikan. Berikut panduan umum berdasarkan jarak tempuh dan waktu:
Di Indonesia, produsen dan layanan after-sales menyarankan agar pemilik tidak menunggu kerusakan — melainkan mengikuti jadwal servis rutin sejak awal pemakaian sebagai tindakan preventif.
Apa Saja yang Diperiksa & Dilakukan Saat Servis Mobil Listrik
Meski tidak perlu ganti oli mesin, servis EV mencakup banyak hal penting untuk menjaga keandalan kendaraan. Berikut tugas-tugas servis umum pada EV:
Tips untuk Pemilik EV: Agar Perawatan Efektif & Biaya Terkontrol
Mobil listrik memang menawarkan keuntungan dalam hal pemeliharaan dibanding mobil konvensional — lebih sedikit komponen bergerak, tanpa oli mesin, dan servisinya relatif ringan. Namun, “minim servis” bukan berarti “tidak perlu servis sama sekali.” Untuk menjaga performa, jangkauan, dan umur panjang kendaraan, servis berkala tetap penting: baterai, rem, ban, sistem pendingin, serta sistem elektronik harus dicek secara rutin.
Dengan mengikuti jadwal servis ideal (sekitar tiap 12 bulan atau 10.000–20.000 km, atau sesuai panduan pabrikan), serta memperhatikan tips perawatan rutin, pemilik EV bisa menikmati mobilitas listrik dengan lebih aman, nyaman, dan hemat biaya dalam jangka panjang.
AION UT |
|
| Standard One tone | IDR 339.000.000 |
| Standard Two Tone | IDR 342.000.000 |
| Premium One tone | IDR 389.000.000 |
| Premium Two Tone | IDR 392.000.000 |
AION V |
|
| Exclusive One tone | IDR 479.000.000 |
| Exclusive Two Tone | IDR 484.000.000 |
| Luxury One tone | IDR 544.000.000 |
| Luxury Two Tone | IDR 549.000.000 |
AION Y Plus |
|
| Exclusive One tone | IDR 433.000.000 |
| Exclusive Two Tone | IDR 438.000.000 |
| Premium One tone | IDR 493.000.000 |
| Premium Two Tone | IDR 498.000.000 |
HYPTEC HT |
|
| Premium | IDR 749.000.000 |